Tanggal Hari Ini : 21 Sep 2017 Login - Daftar
 
Profil | Info Usaha | Peluang Usaha | Entrepreneurship | Strategi Usaha | Keuangan | Profil Sukses | Jadwal Seminar
WaralabaInfo ProductBisnis OnlineIde BisnisInformasi Kumpulan Usaha MemberPendaftaran memberForum WirausahaMerchandiseInfo Iklan
 
Mengembangkan Bisnis dengan Franchise, Keagenan Atau Kemitraan?
Rabu, 07 Juni 2017 02:31 WIB
Administrator



BERITA TERKAIT

Banyak cara untuk mengembangkan bisnis kecil menjadi bisnis yang kuat,  tangguh dan berada dalam deretan perusahaan menengah bahkan besar. Tri Raharjo, analis bisnis franchise dan pendiri Trasnco Research, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang penelitian dan penghargaan dalam bisnis dan entrepreneurship di Indonesia mengungkapkan kiat mengembangkan bisnis dengan pola franchise, lisensi atau bisnis opportunity. 

Tri Raharjo, kita sering bertanya, bagaimana membuat bisnis kecil menjadi besar, dan bagaimana membesarkan bisnis kita. Sepanjang pengalaman saya menjadi pemerhati dan praktisi bisnis 11 tahun lamanya, saya melihat ternyata bisnis yang bertumbuh dari kecil menjadi besar ada polanya.
Pertama, menurut Tri, pastikan jika memiliki bisnis, bisnis tersebut memberikan keuntungan. Banyak orang yang berbisnis yang dijalankan tidak memberikan keuntungan, alias merugi. Kerugian dibiarkan sepanjang bulan sepanjang tahun, terus dibiarkan. Penting untuk memastikan bahwa bisnis yang dijalankan memberikan keuntungan. Bagaimana sebuah bisnis dapat dikembangkan lebih lanjut, difranchisekan atau dikerjasamakan dengan pihak lain jika bisnis yang dijalankan tidak memberikan keuntungan.
Kedua, memiliki pola untuk mengembangkan bisnis menjadi lebih besar, apakah ke depan akan difranchisekan, dikerjasamakan atau memperbanyak keagenan. Sebuah bisnis yang telah memiliki pola pengembangan dengan baik akan mudah diduplikasi, bagaimana make market dan make profit dengan baik dengan cara menduplikasi bisnis.
“Banyak ide yang dapat diadopsi dari beberapa pebisnis yang sudah mengembangkan dan meningkatkan kapasistas bisnisnya dengan berpola keagenan, mencari reseller, pola kemitraan, yaitu dengan cara mencari mitra ke berbagai daerah untuk mengembangkan pemasaran, ada yang mengembangkan dengan pola franchise yang saat ini sedang berkembang, dan ada juga yang memanfaatkan jutaan pengguna internet sebagai pasar besar yang digarap secara serius,” ujarnya.
Sabana Fried Chiken, lanjut Tri, yang saat ini telah memiliki 1800 outlet adalah salah satu usaha yang diawali dari usaha gerobakan kaki lima. Usaha tersebut dikembangkan dan disempurnakan sistem bisnisnya sehingga mudah diduplikasi menjadi usaha-usaha sejenis ke lokasi dan daerah lainnya dengan mudah.

tri raharjo, Bisnis franchise, Mengembangkan Bisnis  dengan Franchise,  Keagenan Atau Kemitraan, strategi membangun bisnis

Tri Raharjo, ketika menerangan betapa pentingan membangun sistem Usaha kepada para pengusaha mikro dan kecil dalam sebuah acara seminar di cirebon.


“Agar bisa diduplikasi, syarat terpenting usaha yang dijalankan harus menghasilkan keuntungan,” jelas Tri.
Suatu hari, lanjut Tri, saya diundang dalam acara gathering mitra usaha Sabana Fried Chiken. Saya melihat Sabana Fried Chiken sukses memilih segmentasi usaha yang jelas, yaitu segmen bawah bagi penikmat fried chiken. Ia tahu segmen atas dan menengah sudah dikuasai oleh perusahaan-perusahaan raksasa, tetapi di level bawah pasarnya sangat besar dan luas. Persoalnnya, bagaimana mampu menciptakan produk untuk kalangan kelas bawah dengan harga terjangkau tetapi memiliki kualitas produk dan layanan yang tidak jauh berbeda dengan produk dan layanan kelas atas dan menengah.
“Terbukti dalam gathering tersebut, mitra-mitra Sabana yang berada di berbagai daerah menceritakan kesuksesannya mendulum sukses luar biasa. Sabana Fried Chiken sendiri kini sudah menjadi sebuah perusahaan yang tidak kecil lagi,” lanjutnya.
Begitu juga dengan Shafira, menurut Tri, semula Shafira hanya sebuah perusahaan fashion kecil di Bandung. Dengan tekun Feny Mustafa mengembangkan bisnisnya. Mulai dari mencari mitra dan reseller untuk membantu menjualkan produknya. Kini Shafira adalah sebuah perusahaan fashion dengan brand produk hijabnya yang kuat hingga terkenal ke berbagai negara. Shafira telah bermetamorfosis menjadi perusahaan fashion asal Indonesia yang kuat dan berkembang.
Di Palembang, lanjut Tri, ada sebuah perusahaan pempek rumahan yang kini telah menjelma menjadi usaha besar dengan memanfaatkan internet. Namanya Pempek Lince. Produk-produk pempek ditawarkan secara online ke berbagai pelanggannya. Hasilnya, pesanan melalui online membanjir dari para pelanggan.
Siasat dan strategi Pempek Lince untuk menjual produk secara online, menurut Tri adalah sebuah strategi usaha untuk mensiasati besarnya berbagai biaya-biaya yang harus diperlukan untuk memulai usaha.
“Coba bayangkan, jika memulai usaha harus membuka toko konvensional, berapa biaya sewa toko yang harus disediakan, berapa biaya listrik, gaji sumberdaya manusia yang diperkerjakan, dan operasional lainnya. Toh dengan berjualan secara online dengan tepat dan benar, hasil yang diperoleh tak kalah dengan hasil gerai pempek terkenal sekalipun,” cetusnya.

comments powered by Disqus
 


Terbaru
Terpopuler
Terkomentari