Tanggal Hari Ini : 23 Nov 2017 Login - Daftar
 
Profil | Info Usaha | Peluang Usaha | Entrepreneurship | Strategi Usaha | Keuangan | Profil Sukses | Jadwal Seminar
WaralabaInfo ProductBisnis OnlineIde BisnisInformasi Kumpulan Usaha MemberPendaftaran memberForum WirausahaMerchandiseInfo Iklan
 
Mencari Modal dari Kredit Tanpa Agunan
Selasa, 24 Januari 2017 04:21 WIB
Administrator



BERITA TERKAIT

Sudah banyak orang yang mulai kebingungan ketika usahanya mulai berjalan dan makin berkembang. Kebingungan yang paling sering dihadapi adalah ketika harus menambah modal usaha. Ingin menambah modal usaha sementara belum memiliki asset atau barang bergerak yang dapat dijadikan agunan untuk kredit. Bagi yang gelap mata dan terburu-buru, meminjam uang di rentenir dengan bunga tinggi seringkali jadi pilihan. Namun bagi yang masih memiliki waktu yang cukup untuk berfikir, meminjam dengan system bagi hasil seringkali jadi pilihan, atau mencari pinjaman yang tanpa agunan.
Bagaimana mensiasati agar usaha kita yang kecil tetap memiliki peluang untuk mendapatkan pinjaman tanpa agunan dengan bunga yang tidak terlalu tinggi, sehingga usaha kita masih dapat ruang yang cukup leluasa untuk berkembang. Berikut persiapan yang harus dilakukan sejak dini.
Pertama, banyak lembaga yang memberikan pinjaman tanpa agunan (KTA), baik koperasi maupun perbankan, termasuk juga rentenir. Kita harus mengenali syarat dan ketentuan yang berlaku secara lebih detail. Jangan sampai kita terbelit dalam bunga tinggi yang dapat menjerat usaha. Sejak awal syarat umum untuk mendapatkan KTA harus dipersiapkan sejak awal, antara lain KTP dan Kartu Keluarga (KK), NPWP dan SPT, Rekening 3 bulan terakhir, dan slip gaji karyawan dan surat keterangan penghasilan. Rekening dan slip gaji termasuk keterangan penghasilan tidak dapat dibuat jika anda tidak memiliki catatan usaha yang baik.

Mencari Modal dari Kredit Tanpa Agunan, cara meminjam uang di Bank, cara mendapatkan modal

Kedua, setelah menyiapkan dokumen itu, hubungi bank yang punya penawaran KTA terbaik untuk meminta penjelasan lebih lanjut. Untuk lebih memastikan pencairan KTA, simak tips berikut ini: 1. Berlaku positif dan tidak memaksa. Kadang karena saking terdesak oleh kebutuhan, orang yang mengajukan KTA agak memaksa agar permohonannya dikabulkan. Sikap itu tak direkomendasikan. Justru kita harus bersikap santai dan tenang, jangan maksa apalagi sampai mau nyogok. 2. Sesuaikan jumlah pinjaman. Setiap bank punya batas pinjaman berbeda-beda. Biasanya kita bisa meminjam hingga Rp 200 juta, tapi sebisa mungkin tak meminjam hingga batas maksimal. Pastikan total utang per bulan, termasuk cicilan untuk KTA, tidak melebihi 40 persen dari gaji kita. Misalnya gaji kita Rp 5 juta. Berarti cicilan maksimal Rp 1,5 juta per bulan agar keuangan keluarga tak terganggu. Jika bank melihat jumlah pinjaman tak sebanding dengan pendapatan, permohonan pasti ditolak. 3. Handphone harus selalu aktif.
Bank akan sewaktu-waktu menghubungi kita setelah menerima permohonan. Karena itu, pastikan handphone selalu aktif agar bisa berbicara dengan petugas bank. 4. Tak punya riwayat kredit bermasalah. Pastikan pula kita tak pernah punya kredit yang bermasalah. Misalnya punya kartu kredit, tagihan harus dibayar lunas tepat waktu. Kalau pernah kredit kendaraan, cicilan per bulan juga wajib lancar. Bank akan melihat data kredit kita di bank. Jika kita pernah punya masalah dalam melunasi cicilan, kita bakal dianggap tak potensial diberi pinjaman karena takut bermasalah juga.
Ketiga, ingat KTA adalah pinjaman dengan bunga lebih tinggi jika dibandingkan dengan kredti yang ada jaminan. Karena itulah kita perlu memperhatikan kemampuan membayar cicilan per bulan sebelum mengajukan KTA. Selamat mengajukan TKA untuk mengembangkan usaha anda.

comments powered by Disqus
 


Terbaru
Terpopuler
Terkomentari