Tanggal Hari Ini : 21 Sep 2017 Login - Daftar
 
Profil | Info Usaha | Peluang Usaha | Entrepreneurship | Strategi Usaha | Keuangan | Profil Sukses | Jadwal Seminar
WaralabaInfo ProductBisnis OnlineIde BisnisInformasi Kumpulan Usaha MemberPendaftaran memberForum WirausahaMerchandiseInfo Iklan
 
Investasi Alternative di Emas
Kamis, 18 Juni 2015 06:25 WIB
Administrator



BERITA TERKAIT

Beberapa tahun terakhir kondisi ekonomi Indonesia kurang menggembirakan, ada banyak faktor eksternal dan internal yang membuat kondisi ekonomi belum menggeliat seperti yang diharapkan. Selain nilai tukar rupiah yang terus anjlok terhadap mata uang dollar Amerika, inflasi juga cenderung terus meningkat. Saat ini inflasi per tahun masih relative aman dan terkendali, masih satu digit, tetapi siapa yang dapat menjamin bahwa inflasi tidak akan meroket lagi di bulan-bulan mendatang?

Mungkin anda sudah terbiasa berinvestasi di deposito, saham, reksadana, atau di property, namun jika kondisi ekonomi ‘kurang perkasa’ seperti saat ini,  investasi di emas mungkin dapat menjadi pilihan.

Menurut Rudy Kurniawan, pakar investasi emas dari PT Pegadaian (Persero), investasi di emas dalam kondisi saat ini merupakan saat tepat untuk melakukannya bagi siapa saja yang memiliki uang.

“Belilah emas saat ini juga” ujar Rudy yang berpengalaman sebagai praktisi dan analis bisnis emas ini.  

Ada beberapa alasan yang mendasar, yang dapat mendorong calon investor untuk melakukan investasi di emas. Menurut Rudy indikator  iklim investasi pada emas menemukan momentumnya saat ini. Iklim yang dimaksud Rudy adalah terkait dengan kecenderungan meningkatnya inflasi. Kedua, nilai mata uang rupiah terhadap dolar Amerika yang terus merosot yang menyebabkan harga emas ‘menemukan titik paling tepat’ untuk dibeli.

Dalam kondisi ekonomi dengan inflasi tinggi diperlukan alat investasi yang dapat berlaku dengan dua muka, yaitu berlaku sebagai alat lindung nilai terhadap kemerosotan nilai asset, dan yang kedua berfungsi sebagai cadangan modal yang likuid jika sewaktu-waktu kondisi ekonomi membaik dan memerlukan modal yang cepat dalam waktu singkat.

“Emas adalah asset dan alat investasi yang dapat dengan mudah diuangkan kembali jika sewaktu-waktu diperlukan. Meskipun ada yang mengatakan return investasi emas masih kurang menggairahkan dibandingkan investasi di property atau saham, tetapi investasi di saham dan property memiliki risiko yang sangat tinggi, terutama jika anda tidak memahami karakter bisnis ini,”  ujar Rudy.

Pegadaian 

Momentum

Banyak calon investor mempertanyakan keefektifan investasi di emas. Menurut anggapan masyarakat, investasi di emas hanya cocok dilakukan dalam jangka panjang dan kurang tepat jika dilakukan dalam jangka pendek.

Namun dalam kondisi tertentu, investasi emas baik dalam bentuk emas batangan, bentuk koin, maupun emas perhiasan, memiliki ketahanan terhadap inflasi,  dan sudah menjadi rahasia umum bahwa harga emas setiap tahun selalu naik, dan jarang sekali kita mendengar harga emas turun.  

Emas yang sering dijadikan sarana investasi biasanya berbentuk  batangan, menyerupai lempengan emas persegi dengan kadar 22 karat (95%) atau 24 karat (99%). Namun ada juga yang berbentuk koin emas dan perhiasan.

Emas dalam bentuk perhiasan, menurut Rudy tidak tepat dijadikan sarana investasi karena ada biaya pembuatan, tetapi pas jika dijadikan kekayaan yang nilainya terus meningkat setiap waktu,  terutama bagi para ibu-ibu.

Beberapa perusahaan seperti PT Pegadaian (Persero), PT Aneka Tambang, dan beberapa perbankan syariah banyak yang menjual emas batangan ini sebagai sarana investasi.

Selain emas fisik sebagai sarana investasi, ada juga perusahaan yang menawarkan investasi tidak langsung dalam bentuk emas, seperti discretionary fund gold atau hedge fund gold, dan ada juga reksadana emas yang masuk ke saham-saham perusahaan produsen emas, bahkan ada pula manajer investasi yang menawarkan forward contract berbasis emas—-mirip dengan investasi difutures (derivatif) emas.

Beberapa investor yang biasa bermain investasi emas juga menginformasikan adanya produk perbankan berbentuk tabungan emas untuk keperluan investasi jangka panjang.

 

Instrumen Bisnis dan Instrumen Investasi

Bagi pewirausaha seperti anda, penting untuk menempatkan uang secara tepat, dengan menempatkannya dalam instrument investasi yang menguntungkan, dan mudah dicairkan saat diperlukan, misalnya saat anda memerlukan modal untuk usaha karena order bertambah atau volume pekerjaan meningkat karena ada pesanan dari pelanggan.

Cara membeli emas batangan kini juga semakin mudah. Selain dapat dibeli dengan tunai, juga dapat dibeli dengan cara kredit.

Saat membeli di gerai penjualan emas batangan selalu disertai dengan sertifikat (berupa kertas kecil berhologram) dan kuitansi, lalu cocokkan dengan fisik emas yang dibeli. Umumnya ada kode seperti 9999 atau 24 karat, nomer seri dan berat logam dengan cetakan tenggelam, dan logo pembuatnya.

Rudy berpesan, jangan membeli emas batangan disembarang tempat, terlebih jika tidak ada sertifikatnya.  Saat ini orang harus berhati-hati dari penipuan dan emas palsu.

“Belilah emas batangan di tempat resmi,” ujarnya.   

comments powered by Disqus
 


Terbaru
Terpopuler
Terkomentari