Tanggal Hari Ini : 23 Nov 2017 Login - Daftar
 
Profil | Info Usaha | Peluang Usaha | Entrepreneurship | Strategi Usaha | Keuangan | Profil Sukses | Jadwal Seminar
WaralabaInfo ProductBisnis OnlineIde BisnisInformasi Kumpulan Usaha MemberPendaftaran memberForum WirausahaMerchandiseInfo Iklan
 
MOTIVACTION, MIMPI ATAU MATI
Senin, 10 Juni 2013 13:10 WIB
Administrator



BERITA TERKAIT

Buku Motivaction, Mimpi Atau Mati merupakan buku karya Iwel Sastra yang telah dikenal sebagai Stand Up Comedian. Dalam buku ini Iwel mengisahkan perjuangannya mewujudkan passion dan cita-cita menjadi seorang pelawak.
    Perjalanan Iwel mewujudkan cita-cita yang ia bagi dalam bukunya bukan hanya seputar pengalaman tetapi juga cara menerapkan taktik dan strategi marketing. Personal branding, menciptakan momentum hingga teknik selling dan marketing yang jitu menjadi senjata Iwel menembus rimba industri dunia hiburan Indonesia. Iwel, melalui praktik langsung yang telah dijalani, mengemas teori-teori marketing menjadi sesuatu yang mudah diaplikasikan oleh siapa saja dalam memasarkan diri.
    Tidak ada yang tidak mungkin. Deng-an mempelajari teknik marketing yang tepat, cita-cita dan tujuan finansial pasti terwujud. Motivasi adalah kapital dan Iwel mengolahnya dalam action. Pengalaman yang sarat ilmu inilah yang ia bagi melalui bukunya.
    Saat ini, selain sudah mewujudkan cita-citanya sebagai komedian, Iwel juga sudah memiliki Mahara training, perusahaan training yang bergerak di bidang pelatihan Public Speaking, Marketing Public Relation, Leadership, dan Motivasional. Ditulis dengan gaya khas komedian, buku Motivaction, Mimpi Atau Mati! tidak hanya memberikan ilmu tetapi sekaligus menghibur.
    Motivaction merupakan gabungan dari kata motivasi dan action. Menurut Iwel Sastra sang penulis, sebuah motivasi tidak akan ada artinya jika tidak diiringi dengan action. Sementara ‘Mimpi Atau Mati!’ yang menjadi sub judul buku ini  ingin menekankan pentingnya bagi siapa pun untuk memiliki impian karena bermimpi hanya bisa dilakukan oleh orang yang masih hidup. Selama seseorang masih hidup maka ia akan masih bisa terus bermimpi.
    Iwel mengartikan seseorang yang tidak memiliki mimpi menjadi seperti mati. Artinya jika seseorang sudah tidak lagi mempunyai mimpi, maka dia akan mati secara kreatifitas dan tujuan hidup. Oleh karena itu, Iwel menganjurkan mereka yang sudah mencapai mimpinya, sebaiknya kembali memiliki mimpi-mimpi baru.
    Gaya penulisan buku ini sangat unik. Ditulis apa adanya dengan gaya seorang stand up comedian yang tidak dapat melepaskan humor dalam narasinya. Bentuk keunikan lain dalam buku ini adalah benang merahnya dirajut dari pengalaman nyata kegagalan demi kegagalan yang pernah dialami Iwel dalam meraih mimpi. Namun dari kegagalan demi kegagalan inilah kemudian Iwel menemukan formula menuju sukses. Artinya, Iwel tidak hanya sekedar bicara tetapi apa yang ditulis pernah dilakukan, dialami sendiri dan telah teruji.


    Buku Motivaction, Mimpi Atau Mati! terdiri dari 5 Bab. Bab pertama bicara seluk beluk action. Terdengar mudah dan sederhana. Akan tetapi, ternyata untuk memulainya saja banyak dari kita yang kesulitan atau merasa enggan. Di bab awal ini Iwel seakan langsung ‘menampar’ pembacanya yang menolak mulai action dari hal kecil, hal sederhana yang mungkin terlihat tidak signifikan.Mengambil contoh pengalaman hidupnya sendiri, Iwel membuktikan langkah kecil yang dilakukannya membuahkan hasil maksimal. Selain menulis berdasarkan pengalaman action yang pernah dilakukannya, Iwel juga menuliskan beberapa kisah inspiratif orang-orang sukses yang memulai action dari hal kecil.
    Setelah action, di bab 2 Iwel membeberkan ilmu-ilmu ‘Memasarkan Diri’. Dalam bab ini pembaca bisa mendapatkan beberapa formula memasarkan diri yang dapat diaplikasikan di segala bidang. Formula marketing yang telah diuji langsung oleh Iwel bisa diaplikasikan baik oleh para entrepreneur, profesional maupun karya-wan. Ajaibnya, formula memasarkan diri ini pun bisa dipakai untuk menggaet jodoh. Di bab ini pula Iwel mengemukakan bahwa pemasaran diri yang baik bisa membuat orang bukan hanya sekedar mencapai kesuksesan, tapi juga sampai pada kebebasan finansial.
    Berdasarkan pengalaman dan peng-amatan Iwel, banyak sekali langkah langkah ringan menuju sukses yang selama ini luput dari perhatian. Padahal langkah-langkah ringan ini bisa menjadi modal dan inspirasi bagi siapa saja yang masih memiliki banyak pertimbangan untuk segera action. ‘Langkah-Langkah Ringan’ inilah yang dibahas oleh Iwel di bab 3 bukunya. Sebagai salah satu cara yang dapat meringankan langkah kita untuk menuju sukses Iwel juga mengemukakan teori Robin yang sangat menarik di bab ini.
    Bab 4 yang diberi judul ‘Faktor XYZ’ merupakan bentuk antitesis dari faktor X atau faktor keberuntungan yang selama ini sering disebut banyak orang dalam menilai kesuksesan seseorang. Menurut Iwel faktor keberuntungan itu tidak datang begitu saja. Iwel menekankan bahwa faktor keberuntungan muncul akibat dari perjuangan, ketekunan dan konsistensi seseorang dalam berusaha. Semua orang bisa membangkitkan faktor keberuntungannya sendiri.
    Kecintaan Iwel pada musik mengilhaminya untuk menamai Bab 5 bukunya sebagai bab “Bonus Track”. Pada bab ini Iwel menjelaskan bahwa hal-hal yang ia tulis di bab-bab sebelumnya merupakan jalan bumi . Berbagai ilmu serta teori yang merupakan hasil baik dari pemikiran maupun pengalaman manusia. Sementara itu, menurut Iwel kesuksesan tidak hanya ditentukan oleh faktor manusia tetapi ada campur tangan Tuhan di dalamnya. Untuk itulah, dalam meraih sukses, seseorang juga harus memahami jalan langit. Lucunya, bab ini diberi judul ‘Bonus Track’ karena Iwel menganggap yang ditulisnya dalam bab ini merupakan sesuatu yang sangat jauh dari imejnya sebagai seorang komedian. Akan tetapi, Iwel tetap menulisnya karena faktor ini dirasanya memiliki nilai penting dalam mengantarkan seseorang pada kesuksesan. Sukses yang bukan hanya sekadar sukses materi tetapi kesuksesan yang juga bisa memberikan manfaat bagi orang banyak, ketentraman bagi keluarga serta ketenang-an batin bagi diri sendiri.

comments powered by Disqus
 


Terbaru
Terpopuler
Terkomentari