Tanggal Hari Ini : 21 Sep 2017 Login - Daftar
 
Profil | Info Usaha | Peluang Usaha | Entrepreneurship | Strategi Usaha | Keuangan | Profil Sukses | Jadwal Seminar
WaralabaInfo ProductBisnis OnlineIde BisnisInformasi Kumpulan Usaha MemberPendaftaran memberForum WirausahaMerchandiseInfo Iklan
 
Membuat Toko Online Modal Kecil Hasil (Bisa) Besar
Selasa, 31 Juli 2012 15:49 WIB
Administrator



BERITA TERKAIT

Pengalaman menarik mendirikan toko online dituturkan Rosihan, pendiri toko online ‘Saqina.com’ yang menjual produk busana muslim secara online.  Seperti yang ditulis Kompas.com, Rosihan mengungkapkan bahwa respon dan kontribusi keuntungan toko onlinenya sangat signifikan jika dibandingkan dengan toko offlinenya. Perbandingannya,  jika dari 8 toko busana muslim offline hanya memberikan kontribusi keuntungan sebesar  35%, sedangkan satu toko online Saqina.com mampu memberikan keuntungan 65%. Kontribusi keuntungan yang dihasilkan toko onlinenya sangat signifikan bukan?

Tentu saja peningkatan kontribusi ‘toko onlinenya ini tidak terjadi secara tiba-tiba. Ada langkah dan upaya yang terus dibangun Rosihan agar toko onlinenya  ‘banyak dikunjungi orang’. Ia mengatur teknik dan startegi agar trafik Sagina.com selalu masuk dalam halaman pertama mesin pencari Google. Langkah berikutnya, ia mempersiapkan secara matang, termasuk memfollowup setiap ‘pengunjung’  yang datang, dan mengintegrasikan antara toko online dan toko offlinenya. Dengan cara ini Rosihan mampu membangun bisnisnya tumbuh secara signifikan.

Modal Kecil

Apakah membangun toko online membutuhkan biaya besar?. Menurut Eko Sugiono, pendiri Sekolah Pengusaha Online (SPO) asal Surabaya, biaya membangun bisnis dengan toko online bisa dibuat dengan modal kecil, bahkan secara gratis, dan tanpa modal, tetapi hasilnya tetap dahsyat.

“Membuat took online dengan menggunakan fasilitas gratisanpun potensi mendapatkan order bisnis tetap sangat besar, asal tahu caranya,” ujar Eko.

Menurut Eko,  ada 2 hal yang perlu di perhatikan dalam membangun toko online. Pertama, harus tahu caranya membuat toko online agar toko onlinenya didatangi pengunjung ratusan bahkan ribuan calon pembeli. Ingat pengunjung yang calon pembeli, bukan pengunjung yang sekedar datang untuk melihat-lihat.

Untuk itu, menurut Eko,  kita mesti tahu teknik  SEO  atau Search Engine Optimization atau dalam bahasa Indonesia kurang lebih berarti optimasi mesin pencari. Maksudnya adalah sebuah teknik atau cara untuk mengoptimalkan atau memaksimalkan sebuah situs atau web atau blog agar mampu tampil di mesin pencari dengan kata kunci tertentu, dan itu semua bisa dilakukan tanpa kita keluar biaya.

Kedua, jaringan bisnis. Jaringan  bisnis ini penting karena terkait dengan  produk yang  di jual. Apabila produk yang kita jual bisa kita produksi sendiri, menurut Eko itu sangat bagus, tetapi bagaimana kalau kita tidak punya produk sendiri atau produk orang lain yang kita jual di internet.

Nah, fungsi utama jaringan bisnis di sini adalah kita akan berhubungan dengan orang lain dalam hal pemenuhan order tersebut. Entah pengadaan barangnya atau distribusinya. Dengan jaringan bisnis yang kuat, menurut Eko memungkinkan kita untuk mendapatkan dan memasarkan sebuah produk tanpa terlebih dulu harus mempunyai stok produk sendiri. Ada pihak lain yang berfungsi sebagai dropship.  

“Kita yang mendapatkan order, pihak lain yang mengirim barang atas nama kita seperti yang terjadi pada Toko Buku Amazon,“ ujarnya.

Dengan cara ini, menurut Eko, pemilik toko online tidak harus memproduksi sendiri barang atau produk yang dijual, tetapi dapat bekerjasama dengan pemilik produk atau  produsen barang atau jasa, sehingga permasalahn mendasar dalam bisnis yaitu, permasalahn pemasaran dan penjualan dapat teratasi.

“ Pemasaran secara online atau dengan toko online mampu mengatasi permasalahan yang sangat penting bagi semua perusahaan yaitu marketing atau sales. Toko online adalah sebuah solusi cerdas tentang permasalahan marketing,” cetusnya.

Menurut Eko, toko online mampu memindahkan masalah marketing ke masalah lain yaitu masalah  produksi atau distribusi, sehingga di perlukan penangananan secara terintregritas di semua aspek usaha.

comments powered by Disqus
 


Terbaru
Terpopuler
Terkomentari