Tanggal Hari Ini : 21 Sep 2017 Login - Daftar
 
Profil | Info Usaha | Peluang Usaha | Entrepreneurship | Strategi Usaha | Keuangan | Profil Sukses | Jadwal Seminar
WaralabaInfo ProductBisnis OnlineIde BisnisInformasi Kumpulan Usaha MemberPendaftaran memberForum WirausahaMerchandiseInfo Iklan
 
Jurus-Jurus Menangkap Peluang
Jumat, 18 Mei 2012 08:39 WIB
Administrator



BERITA TERKAIT

Menemukan dan menangkap peluang memerlukan jurus-jurus agar mudah dijalankan, berikut  jurus-jurus Harun Arasid menemukan dan menagkap peluang usaha yang dipraktekkan sehingga ia mampu memiliki puluhan bisnis, dan ratusan gerai usaha dengan mudah. Hargai Ide yang muncul tiba-tiba. Kadang kala gagasan bisa muncul tiba-tiba, di mana saja dan kapan saja. Hampir setiap orang mengalaminya. Tetapi tidak banyak orang yang bisa mewujudkan gagasan menjadi usaha nyata yang membawa keuntungan.

Jangan remehkan hoby, karena peluang bisnis dapat muncul dari hobi kita sendiri, yang sebelumnya mungkin anda tidak sadar bahwa hobi anda bisa dijadikan sebagai usaha. Selain itu cita-cita masa kecil juga dapat mendorong anda menemukan peluang bisnis yang sangat menarik. Selain pengetahuan dan ketrampilan anda juga dapat menjadi sumber lahirnya peluang bisnis.

Bila keinginan anda untuk menjadi pebisnis sangat kuat, maka anda akan melihat peluang-peluang di hampir semua bidang. Tekanan terhadap gagasan yang muncul juga dapat menstimulir lahirnya sebuah peluang bisnis. Ketika seseorang mendapatkan tekanan untuk bisa hidup dan menghidupi keluarganya, biasanya dia akan banyak berpikir untuk mendapatkan solusinya.

Jurus menangkap peluang yang penting lainnya adalah mengamati kebutuhan setiap orang, memikirkan inovasi apa yang dapat dilakukan terhadap produk yang sudah ada, serta membuat gagasan baru terhadap produk yang pernah dilihat di suatu daerah, namun beluam ada di daerah tersebut. Apabila kita berhasil menciptakan produk tersebut dan dibutuhkan konsumen maka kita dapat menjadi yang pertama dan menguasai bisnis tersebut.

Jurus lainnya, memikirkan komplemen dari produk yang ada. Sebuah produk dapat memberikan peluang bisnis dengan membuat produkproduk yang melengkapinya, biasanya berupa aksesori.  Peristiwa yang digemari atau munculnya tokoh. Suatu peristiwa bisa menimbulkan peluang baru. Contoh, adanya musim kompetisi sepak bola, muncul produk-produk seperti t-shirt yang bergambar piala, pemain sepak bola favorit, dan lain-lain. Begitu juga dengan tokoh film yang sedang digemari.

Meningkatkan network dan bergaul dengan orang yang memiliki wawasan yang luas juga dapat menemukan peluang bisnis.   Orang yang wawasannya luas, pergaulannya luas dan dia mau berpikir,  maka akan menemukan peluang bisnis. Misalnya seseorang yang memikirkan tentang produk yang akan digunakan di era masa depan, ini merupakan cara untuk mendapatkan peluang bisnis. Selain itu  menambah  wawasan dan pengetahuan, juga  bisa menimbulkan gagasan yangmengandung peluang bisnis. Bahan bacaan bisa dari berbagai media. Mark Cuban, pendiri Broadcast.com, menyatakan bahwa dengan pengetahuan, Anda dapat menentukan keadaan bisnis atau peluang anda dan mencari arah untuk memperoleh keuntungan.

 

Sukses  Bisnis Sukses Menangkap Peluang

Harun menyitir suksesnya bisnis seseorang sangat tergantung dengan kemampuannya menangkap peluang. Tahun 1998, Michael Morris, seorang profesor dari Georgetown University, menyebutkan ada 17 karakter khusus pengusaha yang dikumpulkannya dari berbagai penelitian yang telah dilakukan dalam bidang kewirausahaan. Walaupun demikian, di dalam keragaman pendapat tersebut, hampir semua ahli menyetujui bahwa terdapat satu ciri yang membedakan seorang pengusaha yaitu kemampuannya untuk menemukan dan menciptakansebuah peluang serta secara aktif mewujudkannya menjadi sesuatu yang bernilai bagi masyarakat.

Kita bisa menciptakan peluang karena sesungguhnya peluang selalu ada di mana-mana. Namun tanpa kemauan yang kuat, maka ide-ide usaha dari peluang yang kita temukan hanya akan menjadi sebuah wacana.Michael Dell menyarankan, “jangan menghabiskan begitu banyak waktu untuk memilih peluang yang sempurna, sehingga Anda kehilangan peluang yang tepat.” .

comments powered by Disqus
 


Terbaru
Terpopuler
Terkomentari